DPP IARMI DKI Jakarta Bersama Universitas Kristen Indonesia Mendukung Program Pemerintah Terkait UU No 23 Th 2019

 

Sehatynews – Jakarta.” kami sangat mendukung dengan adanya sosialisasi UU No 23 Tahun 2019 , undang – undang ini sudah di berlakukan
berdasarkan PP No 23 2021 ,kami dari Resimen Mahasiswa tentunya mendukung pemberlakuan undang undang ini dan kami mengharapkan MENWA bisa ikut serta dalam kegiatan Komponen Cadangan khususnya yang berusia 19 tahun hingga 35 tahun,”
ucap Dr Datep Purwa Saputra,S Sos MM Ketua DPP IARMI DKI Jakarta. Pernyataan ini disampaikan pada saat acara sosialisasi UU No. 23 Tahun 2019 tentang Pengolahan Sumber Daya Nasional untuk pertahanan negara,
yang dilaksanakan di Kampus Universitas Kristen Indonesia Jakarta Timur.

Pelaksanaan sosialisasi ini dihadiri oleh Rektor UKI DR, Dhaniswara K Harjono,SH MH MBA ,
Brigjen Fahrid Amran SH,Dirsumdahan Ditjen Pothan Kemenhan,Dr Datep Purwa Saputra,S Sos MM Ketua DPP IARMI DKI Jakarta,
Sinarta Bangun SH.MH.Kakomsat Yon 2 BS UKI, Ir H Arifin Laisa Sekertaris DPP IARMI DKI Jakarta dan para anggota IARMI lainya

Komponen Cadangan yaitu Sumber Daya Nasional yang telah disiapkan
untuk dikerahkan melalui mobilisasi guna memperbesar dan memperkuat kekuatan dan kemampuan Komponen Utama , dalam meningkatkan pertahanan negara khususnya dalam rangka mewujudkan sistem pertahanan rakyat semesta tentunya masalah pertahanan negara bukan
hanya tanggung jawab TNI saja tetapi ada tiga komponen yaitu Komponen TNI , Komponen Cadangan dan Komponen Pendukung tentunya kami adalah
komponen pendukung karena kami tidak muda lagi tidak bisa mengikuti pelatihan, jadi harapan kami bisa mendukung program pemerintah dalam rangka menghadapi ancaman baik yang datangnya dari dalam maupun dari luar.”terang Datep

Lanjut Datep, “ini juga harus diantisipasi diharapkan komponen cadangan ini memperkuat komponen utama inilah
saatnya kita terpanggil menyiapkan diri untuk menjadi komponen cadangan disini bukan hanya memperkuat TNI tapi memperkuat kesetiaan kita kepada Pancasila dan Undang undang dasar 1945,”ucapnya

“Kemudia sejak dia menjadi komponen cadangan pembinaannya dibawah TNI, untuk Komponen cadangan ini usianya 19 tahun
sampai dengan 35 tahun tentunya dengan dipenuhinya berbagai persyaratan, Komponen Cadangan sifatnya sukarela dan juga memenuhi syarat seperti kesehatan , ideologi pancasilanya
dan mengenai kepangkatan tentunya akan di berikan sesuai ijazahnya apabila sarjana akan di berikan pangkat Letnan dua kemudian mereka akan dilengkapi dengan senjata selama dia masih aktif dan mereka diberikan insentif .”urainya

Kakomsat Yon 2 BS Universitas Kristen Indonesia Sinarta Bangun SH.MH, beliau juga menyambut baik dengan adanya Komponen Cadangan apabila UKI bisa mengikuti peraturan undang undang No. 23 2019 , jadi harapan kami adik adik mahasiswa banyak yang bisa ikut serta dan kami mengharapkan juga UKI sebagai pelopor KOMCAD,”ucap Sinarta Bangun SH.MH.Kakomsat Yon 2 BS UKI pada saat diwawancarai awak media.

” Dengan adanya Komcad ini dapat membatu pemerintah dan juga mendisiplinkan mahasiswa mahasiswa karena di kampus juga sudah banyak yang tidak sepaham dengan ideologi bangsa, dengan adanya Komcad ini para mahasiswa dapat mempertahankan garis garis besar Bhineka Tunggal Ika, pancasila dan tidak mudah dimasuki paham paham lain dan kami juga berharap kepada rektor UKI agar mendukung program perintah yang sudah diatur dalam undang undang,”harap Kakomsat (dd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *